Rokok Tak Boleh Sponsori Olahraga, Bagaimana dengan Junk Food dan Alkohol?

Polemik KPAI vs PB Djarum. Foto: Mustiana Lestari/detikSport

Jendral poker agen poker pkv - Rokok menjadi akar permasalahan polemik antara Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan PB Djarum. Saat ini PB Djarum menghentikan audisi pencarian bibit atlet bulutangkis.

Rokok sebetulnya bukan satu-satunya akar polemik, dalam olahraga yang identik dengan kesehatan. Kegiatan olahraga juga menerima sponsor dari junk food dan minuman beralkohol, yang juga berefek tidak baik untuk kesehatan.

Jika rokok jadi polemik, bagaimana dengan junk food dan minuman beralkohol? Sedikit berbeda dengan rokok, hingga kini belum regulasi yang mengatur junk food dan minuman beralkohol.



Jendralpoker - Agen Judi Poker Terbaik dan Terpercaya di Indonesia
Poker Online | Domino 99 | Bandar Q | Bandar 66 | Bandar Poker | Capsa Susun | Adu Q | Sakong




"Yang sudah jelas adalah susu formula, produk itu jelas tidak boleh menjadi sponsor acara kesehatan yang melibatkan ibu hamil. Selain itu, belum ada regulasi yang tegas mengatur," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Perlindungan Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono.

Menurut Anung, tak ada regulasi seharusnya tidak jadi masalah. Karena secara norma, penyelenggara acara bisa dengan bijak memilih pihak yang pantas menjadi sponsor. Apalagi jika acara yang hendak dilaksanakan bertema kesehatan.

Artinya, produk yang justru berisiko bagi kesehatan bisa ditolak menjadi sponsor. Contohnya junk food, minuman beralkohol, serta produk lain yang beredar di masyarakat.


Didukung oleh Bank Terpercaya diIndonesia
BCA | MANDIRI | BNI | BRI

Posted by Jendralpoker Agen Poker Online

WhapApp : +855-8731-8883

Kami ada karena Anda

Comments

Popular posts from this blog

Via Vallen Pilih Perawatan Supaya Pipi Tirus, Apa Bedanya dengan Oplas?

Benarkah Bersepeda Terlalu Lama Bisa Sebabkan Kanker Prostat?